Jakarta – Lebih dari separuh populasi suatu bangsa di negara-negara berkembang terdiri atas penduduk dengan usia produktif. Maka itu, kesehatan reproduksi menjadi komponen utama dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang cukup bermakna dan menentukan kualitas hidup bangsa. Kesehatan reproduksi merupakan masalah universal yang dapat mempengaruhi laki-laki maupun perempuan. Namun bagi para perempuan, masalah kesehatan reproduksi memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan hidupnya.

dr. Budi Iman Santoso, SpOG (k) menjelaskan, masalah kesehatan reproduksi yang berhubungan dengan uroginekologi umumnya terjadi pada usia reproduksi aktif, namun dapat timbul sejak usia remaja, dapat juga didapatkan ketika memasuki usia lanjut. “Angka kejadiannya pun akan terus meningkat seiring dengan jumlah persalinan normal sebelumnya yang dilewati,” ungkap dr. Budi di Jakarta, Sabtu (31/3). Penyakit yang berhubungan dengan uroginekologi seperti kelainan anatomi dari rahim dan jalan lahir, kejadian robekan pada perineum pasca persalinan, inkontinensia urine, dan prolapse organ panggul, walaupun tidak menimbulkan kematian, namun dapat menimbulkan gangguan biopsikososial, dan berdampak pada menurunnya kualitas hidup seorang perempuan.

“Untuk menangani masalah-masalah tersebut, penyediaan layanan kesehatan uroginekologi yang komprehensif dan berkualitas tinggi mutlak diperlukan,” lanjutnya. Rumah Sakit YPK Mandiri memiliki tekad untuk membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan kualitas hidup perempuan di Indonesia, sehingga dibentuklah Klinik Uroginekologi di RS YPK Mandiri guna memenuhi kebutuhan tersebut. Klinik Uroginekologi RS YPK Mandiri yang terdiri dari para Dokter Konsultan Uroginekologi Rekonstruksi yang berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang berkualitas telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan kualitas sumber daya manusia dan memberikan pelayanan kesehatan perempuan di bidang kesehatan reproduksi, guna meningkatkan kualitas hidup perempuan di lndonesia. “Adanya pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu tinggi akan mendorong peningkatan kesehatan wanita, yang akan berdampak langsung pada kesejahteraan hidupnya, berdampak baik dari aspek sosial, ekonomi, juga memberikan dampak dari sisi psikologi wanita tersebut,” jelas dr. Budi.

Selain itu, kata ia peningkatan kesejahteraan perempuan akan berdampak juga terhadap kesejahteraan laki-laki. Dengan pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas, kesehatan dan kualitas hidup rakyat akan semakin baik sehingga mampu menghadapi segala tantangan dan ancaman dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. “Mari kita perjuangkan hak bagi para perempuan melalui Klinik Uroginekologi RS YPK Mandiri demi terciptanya kualitas hidup lebih baik. Berikan perempuan Indonesia hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di bidang reproduksi dengan standar pelayanan terbaik,” jelasnya.